Rabu, 20 Januari 2010

Kau pergi...

Saat semua pergi
Saat semua sirna
Tinggallah aku disini
Sendiri

Kau pergi meninggalkanku
Kau pergi menghilang dari hidupku
Hampa kini hatiku
Hancur semua anganku

Taukah kau
Kini aku rapuh tanpamu
Taukah kau
Hatiku terlika oleh cintamu

kaRna-Nya

Rasakanlah.....
Desiran angin
Hangatnya sinar mentari
Gemericik air
Rasakan dengan segenap hati
Apa yang kau rasa,
Kau lihat,
Dan kau dengar
Semua karna-Nya
Karna-Nya
Kita dipertemukan
Kita dipertautkan
Dalam tali persahabatan
Sahabat...
Apa yang terjadi
Saat ini dan nanti
Adalah kehendak-Nya
Senantiasalah bersyukur pada-Nya
Atas sgala karunia-Nya

Home, 24 March 2007

saLahKah??

Dalam hatiku
aku pernah berkata
ingin melepaskanmu
ingin meninggalkanmu
ingin melupakanmu

Berusaha membuang jauh
semua tentangmu
menepis indah wajahmu

Aku mencoba tegar
menghadapi semua persoalanku
menjalani hidup tanpamu
membuka lembar baru

Tapi aku malah terjerumus
dalam lembah kehancuran
mengapa aku tak seperti dulu?
kegembiraan, kebahagiaan
tak pernah aku rasakan

Apakah aku telah salah melangkah?
salahkah aku mengambil keputusan ini?
salahkah bila ku melupakanmu?

Home, September 2005

peNyesaLan

Hari ini sungguh terasa sangat cepat
Aku baru sadar
Kalau malam tlah berada disampingku
Mendekapku dengan kesunyiannya
Membawaku dalam sebuah penyesalan
Penyesalan yang tak padam
Tentang kesia-siaan waktu
Tentang angan yang tak mampu kutepis
Tentang kebodohan yang pernah kubuat
Kesunyian ini menghadirkan kerinduan
Kerinduan pada sahabat tersayang
Pada gelak tawanya
Pada senyum cerianya
Ah... malam
Cepatlah berlalu

Bedroom, September 2006

Q

Kenapa semua tak seperti dulu
Rasa bahagia tak ada lagi
Apa karna
aku memutuskan tuk melupakanmu
Apa karna
aku bersikeras menyudahi semua ini
Apakah mungkin
meninggalkanmu bukanlah jalan terbaik
Haruskah aku kembali pada diriku yang dulu
Menjadi seorang yang slalu menunggu

Mid sosiologi, 28 September 2005

kEseNdiRiankU

Dalam kesendirianku, aku merenung
meratapi perihnya hati ini
melihat masa-masa yang pernah kulalui
mengingat kembali arti kehadiran dirimu
membuka kembali lembar-lembar perih
Dalam kesendirianku, aku termenung
mencoba menggabungkan kembali masa laluku
mencoba memperbaiki waktu
dan ternyata tak mungkin kurubah
Karanganyar, Mei 2005